Saturday, December 31, 2011

The Secret of Judas



Judul: The Secret of Judas- Menafsir Ulang Peran Yudas
Penulis: James M.Robinson
Tebal: 258 halaman
Penerbit: Ufuk Press
Tahun: 2008
ISBN: 979-333-01-7-1

Sebuah dokumen/surat yang disebut The Gospel of Judas menjadi salah objek penelitian James M. Robinson dengan Injil di Perjanjian Baru dan naskah-naskah kuno lainnya. Ia termasuk orang yangmempelopori pekerjaan penggalian naskah Sumber Q dan dan kitab Mesir kuno Nag Hammadi.

Penelitian sejak tahun 1970-an itu ditulis dalam buku ini dengan membandingkan bahasa asli yang digunakan oleh keempat Injil,Sumber Q dan buku Nag Hammadi. Hal itu ingin menjawab pertanyaan mendasar bagaimana peran Yudas dalam peristiwa yang disebut  'pengkhianatan' oleh penulis Injil seperti Lukas dan Markus. Apa yang ditulis oleh penulis tersebut seolah menyudutkan Yudas selaku murid yang durhaka, dirasuki setan, dan hatinya terpaut pada uang sehingga Yudas menyerahkan Yesus pada orang-orang Farisi.

Monday, December 26, 2011

Laki-laki yang Salah


Judul: :Laki-laki yang Salah
Penulis: Lan Fang
Penerbit: PT Gramedia Pustaka Utama
Tahun: 2006


Sebelum membaca antologi Cerpen Lan Fang ini, sedikit bertanya-tanya dalam hati. Kenapa salah? Apanya yang salah?
Membuka lembaran awal buku ini, ada kutipan sms (yang mungkin menjadi inspirasi penulis) tercetak seperti ini,
" Awas, THE WRONG MAN apa THE MAN WHO IS WRONG?"

Penceritaan dalam cerpen-cerpen itu menggunakan sudut pandang perempuan, kecuali pada "Mulut" dan "De Javu." Persoalan cinta dan feminisme adalah isu menarik yang dicuatkan oleh Lan Fang. Dari beberapa cerpen ini, dapat digambarkan betapa tangguhnya (sekaligus kelemahan) perempuan dalam menjalani konflik dan ketertekanan dalam mengambil pilihan. Seperti Lara dalam "Ketika Tidak Harus Menunggu" harus tetap merelakan pria-nya pada perempuan lain. Selain itu, kritik terhadap pengabaian hak perempuan dalam kehidupan bermasyarakat dalam "Jangan Main-main dengan Perempuan" dan "Perempuan Abu-abu."

Thursday, December 22, 2011

[Bukan Review] Sang Guru & Secangkir Kopi


Sebetulnya saya ingin mereview buku ini, namun buku yang dikirimkan oleh pihak Media Indonesia tidak sampai ke meja saya dikarenakan salah alamat. Dan ketika diskusi buku ini hendak berlangsung, saya mencoba mencari di toko buku, namun tidak tersedia. Akhirnya saya meminjam buku Uda Aldo yang ikut juga berdiskusi bersama dengan Mbak Truly.

Secara umum, penulis buku ini adalah catatan Andi, mantan mahasiswa Ong yang kemudia menjadi sahabat ngopi Ong di rumahnya. Kisah Andi yang mengunjungi Ong, dan berbicara berdua mengingatkan pada Kisah Mitch Albom yang selalu mengunjungi Morries setiap selasa. Pelajaran hidup banyak dipetik ketika berbicara berdua, apalagi dengan orang yang sudah banyak makan asam pahitnya bumbu dunia.

Thursday, December 15, 2011

Kopi Merah Putih: Obrolan Pahit Manis Indonesia


Judul: Kopi Merah Putih
Penulis: Indonesia-Anonymus
Editor: Isman H. Suryaman
Tebal: 192 halaman
Penerbit: PT Gramedia Pustaka Utama
Tahun: 2009
ISBN13: 9789792245295

Tidak ada yang lebih menyenangkan bila menyesap secangkir kopi hangat ditemani dengan obrolan yang menarik. Tidak heran, di kedai-kedai kopi di sepanjang jalan Aceh dipenuhi dengan orang-orang yang membahas politik, ekonomi, pemilihan kepala daerah, dan sebagainya. Bahkan ada yang mengatakan bahwa seluruh informasi di negeri ini tersedia di warung kopi. Demikian juga di lapo tuak yang ada di Medan dan sekitarnya. Isinya dipenuhi dengan orang-orang dengan berbagai profesi, tema pembicaraannya juga kurang lebih sama dengan dengan warung kopi di Aceh, mulai dari adat, kasus korupsi, kasus suap dan sebagainya. Namun sayang, perjudian juga marak di tempat ini, karena itu lapo tuak dianggap tempat yang tidak baik. Di Ambon, keadaannya juga mirip. Rumah kopi penuh setiap hari dengan orang-orang yang mengobrol. Perpaduan yang manis antara kopi dan kue kering menjadi teman berbincang yang mantap, Itu menunjukkan bahwa masyarakat Indonesia suka berbagi dan apakah mungkin menjadi ajang yang subur bagi orang-orang yang suka membual dan besar bicara? entahlah....

Anda dikatakan berhasil menjadi pusat perhatian manakala topik yang Anda lontarkan di forum warung kopi adalah topik yang Anda kuasai. Entahkah itu tentang kisah 1001 malam, cerita Abunawas, kasus korupsi terkini, atau mungkin kisah cinta Angie dan perwira Polri. Karena itu mungkin Anda perlu pengetahuan yang lebih, artinya mengakses informasi yang ada di koran, majalah, atau televisi, lalu dibagikan dengan rekan-rekan pengunjung warung kopi.